Home / Jaksa Masuk Sekolah SMP N 1 Grogol

Jaksa Masuk Sekolah SMP N 1 Grogol

Jaksa Masuk Sekolah SMP N 1 Grogol

Pada hari Rabu, 24 Januari 2024 pukul 09:30 WIB -  selesai telah dilaksanakan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di SMP Negeri 1 Grogol yang diikuti oleh 100 siswa.

Bahwa hadir dalam kegiatan JMS sbb :

*) Kepala Kejaksaan Negeri Sukoharjo ( Rini Triningsih SH MHum)

*) Kepala Sekolah SMP N 1 Grogol (Sumardi) 

*) Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sukoharjo (Galih Martino Dwi C, S.H.),

*) Tim JMS Kejaksaan Negeri Sukoharjo, 

Bahwa disamping melaksanakan fungsi Penegakan hukum, Kejaksaan juga melaksanakan fungsi preventif yaitu mencegah terjadinya tindak pidana dengan melaksanakan kegiatan Penerangan Hukum dan Penyuluhan Hukum termasuk diantaranya Program Jaksa Masuk Sekolah.  Maksud dan tujuan dari JMS adalah memberikan pemahaman hukum kepada siswa/siswi dengan memperkenalkan Hukum, produk-produk  hukum seperti Undang-Undang dan pengenalan Lembaga Penegak Hukum.

Bahwa Kepala Sekolah SMP N 1 Grogol menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala Kejaksaan Negeri Sukoharjo beserta Tim  telah hadir di SMP N 1 Grogol untuk memberikan sosialisasi Jaksa Masuk Sekolah, kami harapkan apa yang disampaikan oleh Ibu Kepala Kejaksaan Negeri Sukoharjo dapat memberikan pemahaman kepada siswa-siswi SMP N 1 Grogol terkait hukum sehingga dapat menghindari perilaku yang melanggar hukum. 

Bahwa materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, yaitu :

a). Tugas dan Fungsi Kejaksaan,

b). Bullying dan Cyber bullying

Bullying berasal dari kata Bully, yaitu suatu kata yang mengacu pada pengertian adanya ancaman yang dilakukan seseorang terhadap orang lain (yang umumnya lebih lemah atau rendah dari pelaku), yang menimbulkan gangguan psikis bagi korbannya berupa stress (depresi, ketakutan, rendah diri, dll)

Bentuk bullying : bullying fisik, bullying verbal, bullying Psycholog dan cyber bullying

Cyber Bullying merupakan suatu tindak pidana  : Hal tersebut dipertegas dalam Pasal 27 ayat (3) dan (4) UU ITE, Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak (“UU 35/2014”) telah tertuang dalam KUHP. Pasal-pasal yang menjerat pelaku bullying yaitu Pasal 351 KUHP tentang Tindak Penganiayaan, Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, dan Pasal 310 dan Pasal 311 KUHP tentang Perundungan yang Dilakukan di Tempat Umum dan Mempermalukan Harkat Martabat Seseorang. Selain itu, ada pasal yang mengatur tentang tindak bullying yang mengarah ke pelecehan seksual yaitu Pasal 289 KUHP tentang Pelecehan Seksual.  Bahwa setelah penyampaian materi dilakukan sesi tanya jawab.  Seluruh rangkaian kegiatan JMS berjalan aman, lancar dan kondusif.