Home / Berita / Sosialisasi Sukoharjo Survivor Community dan Pemeriksaaan Antibodi Bagi Penyintas Covid19

Sosialisasi Sukoharjo Survivor Community dan Pemeriksaaan Antibodi Bagi Penyintas Covid19

Sosialisasi Sukoharjo Survivor Community dan Pemeriksaaan Antibodi Bagi Penyintas Covid19

Pada hari selasa tanggal 09 Maret 2021 pukul 09.00 WIB s/d 11.00 WIB bertempat di  Ruang Aula Kantor Kejaksaan Negeri Sukoharjo Jl. Jaksa Agung R. Soeprapto No. 1  Sukoharjo, telah dilaksanakan sosialisasi Sukoharjo Survivor community (SSC) dan  pemeriksaan antibody (plasma) bagi penyitas Covid-19.  

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain : 

  • Hj. Etik Suryani, S.E., M.M (Bupati Sukoharjo) 
  • Wawan Pribadi, S.Sos (Ketua DPRD Kab. Sukoharjo) 
  • Drs. H. AgusSantosa (Wakil Bupati Sukoharjo) 
  • Tatang Agus Volleyantono, S.H., M.H (Kepala Kejaksaan Negeri Sukoharjo) e. Kompol Sumiarta, SH, MH (Waka Polres Sukoharjo) 
  • Kapten Inf Gasar (Plh. Pasi Ops Kodim 0726/Sukoharjo) 
  • Chandra, SH (Perwakilan dari Pengadilan Negeri Sukoharjo) 
  • H. Sukito S.SosM.Si (Asisten I SekdaKab. Sukoharjo) 
  • . Eko AjiAriyanto SH.M. (Asisten III Kab. Sukoharjo) 
  • dr. YuniaWahdiyati (KadinkesKab. Sukoharjo) 
  • dr. Gani (Dir. RSUD Ir. Soekarno Kab. Sukoharjo) 
  • dr. Ahmad Reza (Dokterdari PMI Surakarta) beserta 4 orang anggota. m. Para penyitasCovid 19  

Kepala Kejaksaan Negeri Sukoharjo, Tatang Agus Volleyantono, S.H. MH, menyampaikan di  Kejaksaan Negeri Sukoharjo Mengadakan kegiatan ini bermula dari pemikiran bahwa memang saat ini covid-19 masih belum selesai dan terkendali. Dari Jaksa Agung (JA)  memberikan pesan kepada kita semua agar kita lebih waspada Karena varian baru virus  corona B117 ini sudah mulai masuk di 5 provinsi, sehingga beliau Jaksa Agung (JA)  berpesan agar kita jaga kesehatan dan tetap jaga Protokol kesehatan (Prokes), dengan cara  memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan, menjaga jarak,  membatasi mobilitas dan interaksi ( 3 m +5 m), hal tersebut dilakukan untuk memutus  mata rantai penularan Covid-19.

Bermula dari itu perintah dari beliau Jaksa Agung (JA) untuk bersama-sama, bapak dan ibu semua di tempat kita bekerja, Kita juga harus mempercepat penanganan agar pandemic Covid-19 segera berakhir, salah satunya dengan membentuk Sukoharjo Survival  Comunnity. Pemikiran tersebut salah satunya karena alhamdulillah juga Sampai detik ini hanya ada satu yang terpapar Covid-19 di Kejaksaan Negeri Sukoharjo, saya boleh bangga  di sini karena setiap hari kami menyediakan disinfectant ini selalu disemprotkan di  seluruh ruangan sehingga mungkin itu bisa memperkecil kemungkinan terpapar Covid 19. 

Kajari Sukoharjo prihatin Karen masih banyaknya para penderita yang membutuhkan  plasma Konvalesen. Oleh karena itu satu dari pegawai kami yang terpapar sudah menjalankan donor kovalesen. Kegiatan ini merupakan tindakl anjut dari pertemuan  Launching Sukoharjo Survival Community yang lalu. Kami bersama Plh. Bupati dan Dinas  Kesehatan (Dinkes) Sukoharjo mengajak bersama-sama untuk mewadahi para penyintas  Covid19. Alhamdulillah gayung bersambut, kita kemarin sudah sekitar 2 minggu atau 20  hari yang lalu membentuk dengan film yang aktivitas dari donor konvalesenini. 

Selanjutnya kalau memang mungkin terjadi juga di Sukoharjo nanti kita laksanakan cekskrining terhadap para penyintas Covid-19 memang ada kriterianya seperti yang  disampaikan dari PMI untuk donor konvalesenya itu 16 minggu. Tapi hari ini semoga Pak  Budi Pak Sekda masih memungkinkan dan masih ada hingga nanti bisa di ambil untuk  donor plasma konvalesen.  

Bupati Sukoharjo, EtikSuryani, S.E., M.M menyampaikan bahwa acara Sosialisasi Sukohario Survivor Community, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Kejaksaan Negeri Sukoharjo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo dan semua pihak, atas penyelenggaraan kegiatan ini. Mudah mudahan kegiatan ini akan membawa manfaat, khususnya dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Kapupaten Sukoharjo. Pandemi Covid-19 telah memberikan tantangan besar dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Indonesia. Dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19 harus dilakukan melalui berbagai upaya kongkrit dari pemerintah maupun elemen masyarakat.  Karena permasalahan ini sangat kompleks, sehingga perlu adanya kerjasama yang sinergis dari semua stakeholder. Dalam rangka penanganan masalah Covid-19, pemerintah pusat sampai pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya, baik dalam hal penganggaran,  kebijakan maupun dalam regulasi. 

Selain terus mensosialisasikan protocol kesehatan melalui 5 M dan 3 T, pemerintah saat ini sedang menggalakan program vaksinasi Covid-19 dan donor plasma konvalesen dari para  penyintas Covid-19 sebagai salah satu metode penyembuhan bagi mereka yang masih berjuang melawan Covid-19. Obat Covid-19 yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya, membuat donor plasma konvalesen menjadi salah satu alternatif yang sangat diharapkan sebagai upaya untuk membantu penyembuhan bagi penderita Covid-19.  

Donor plasma konvalesen begitu sangat dibutuhkan dikala pandemi Covid-19 masih mengancam masyarakat kita. Namun ini tentunya bukan hal yang mudah untuk di lakukan,  butuh kerja keras dan dukungan dari semua pihak, serta perlu adanya sosialisasi masif  agar warga masyarakat, utamanya penyintas Covid-29 mau berbagi darah mereka demi  menolong saudara-saudara kita yang masih terkonfirmasi positif Covid-19. 

Untuk itu mereka sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini, mudah-mudahan dengan kegiatan ini akan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat, agar ada lebih banyak lagi penyintas yang mau menjadi pendonor plasma konvalesen. Sehingga harapan kita semua, permasalahan pandemi Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo dapat segera teratasi bersama. 

Kepala Dinas Kabupaten (DKK) Sukoharjo dr. Yunia Wahdiyati, mengatakan bahwa saat ini sedang ada pandemic tetapi kebahagiaan juga harus kitawujudkan supaya imun kita tetap tinggi dan selalu terjaga jangan sampai kita tertular oleh penyakit Covid-19, mereka selalu ingatkan jangan lupa selalu menjaga kesehatan dan selalu melakukan 3 M dan 5 M  agar dalam penyebaran covid-19 bisa kita atasi bersama. mereka akan menyampaikan sedikitt entang perkembangan covid 19 di Kabupaten Sukoharjo saat ini, tetapi sebelum mereka menyampaikan hal itu ada sedikit video yang mengingatkan kita dari awal terjadinya kasus covid di Kabupaten Sukoharjo dan mereka minta bantuannya dalam segala bentuk kegiatan yang menyangkut kesehatan.

Kejaksaan Sukoharjo membentuk Sukoharjo Survival Community bertujuan sebagai wadah  para penyintas Covid19 untuk tergerak melakukan donor plasma dan juga turut membantu penanganan pandemi Covid19 di wilayah KabupatenSukoharjo. Kegiatan tersebut berjalan  lancar serta kondusif, selesai pukul. 11.00 WIB 

Berita Lainya